Sinar Mentari, Sinar Kehidupan

Posted under BioFIR oleh admin on Minggu 7 Juni 2009 at 20:50

Anda tentu mengetahui dengan pasti bahwa makhluk hidup membutuhkan cahaya matahari untuk hidup dan berkembang. Tanpa cahaya matahari, tumbuhan tidak akan mampu melakukan proses fotosintesis. Tanpa cahaya matahari pula telur tidak akan menetas. Bila bayi Anda menjadi ‘kuning’ karena hiperbilirubin (kadar bilirubin / pigmen kuning terlalu tinggi), maka Anda akan menjemur bayi Anda di bawah cahaya matahari pagi. Pada saat tubuh Anda kurang sehat, maka berjemur di bawah cahaya matahari pagi akan sangat membantu memulihkan kesehatan Anda.

Setiap orang sepakat bahwa cahaya matahari sangat baik untuk kesehatan. Pantaslah bila dikatakan bahwa sinar yang terpancar dari matahari adalah sinar kehidupan. Namun bila Anda malah nekad berjemur di siang hari yang terik, bukannya sehat yang Anda dapatkan, salah-salah kulit Anda malah terbakar dan Anda bisa mengalami dehidrasi! Pertanyaannya adalah : mengapa hanya matahari pagi? Apakah saat siang hari matahari tidak lagi memancarkan ’sinar kehidupannya’?

(lagi…)


Mereka Selamat Berkat Gamat

Posted under Gamat oleh admin on Minggu 7 Juni 2009 at 20:24

Trubus Edisi: Selasa, 07 Maret 2006 14:23:09

Penderitaan itu seperti merampas kebahagiaan Dewi Anggraeni yang baru saja menikah. Delapan purnama seperti bergulir lebih cepat ketika ia lemas, pegal, lambung perih, sering muntah, serta kehilangan keseimbangan. Ia mengira masuk angin, sehingga hanya membeli obat yang dijual bebas.

Lebih dari seminggu, sakit dan letih tak kunjung membaik. Itulah sebabnya ia memeriksakan diri ke dokter. Ahli medis mendiagnosis ia terlalu lelah bekerja sehingga hanya diberi vitamin. Toh, kondisinya kian memburuk. Naik tangga berjarak 5 meter, ia butuh satu jam dengan keringat dingin tak henti mengucur. Kian hari kesehatan Dewi semakin menurun, sehingga ia hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Lupus sendi

Pada penghujung 1997 ia dirujuk ke dokter darah Rumah Sakit Pusat Pertamina. Ia menjalani tes serologi dan imunologi. “Anti ds DNA (anti double stranded DNA) melebihi ambang batas dan ANA (anti nuclear AB) Anda positif,” kata dr Dewata Dermawan SpPD, dokter hematologi dan onkologi yang memeriksa Dewi. Lazimnya kisaran anti ds DNA adalah 0 - 200 IU/ml sedangkan Dewi 258 IU/ml. Anti ds DNA dan ANA adalah penanda aktivitas penyakit lupus. Selain itu nilai laju endap darah (LED) juga jadi parameter lupus, dengan kisaran normal 0 - 15 mm/jam. (lagi…)


Reportase Malaysia, Obat Mujarab dari Laut

Posted under Gamat oleh admin on Minggu 7 Juni 2009 at 19:57

Artikel Trubus Edisi: Minggu, 02 Juli 2006

Tiga puluh hari sudah tubuh Lis Rudiyan terbujur di ruang intensive Care Unit (ICU) sebuah rumah sakit besar di Semarang, Jawa Tengah. Ia koma. Stroke pendarahan akibat hipertensi –tekanan darahnya 200/120 mmHg– memaksa perempuan 42 tahun itu opname hingga 1,5 bulan. Begitu tangan mampu bergerak, Lis dipindahkan dari ruang ICU ke bangsal. Di ruang itulah adiknya, diam-diam memberikan ekstak teripang dengan gastric tube, semacam selang yang dimasukkan ke lubang hidung lalu ke lambung.
Adiknya, Ade Nurmaya, yang kebetulan dokter tahu betul risiko stroke pendarahan. Pasien stroke pendarahan kemungkinan hidup cuma 5%, ujar dr Ade Nurmaya yang berpraktek di Getasan, Salatiga, kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Semarang. Tanpa sepengetahuan dokter yang merawat, Ade memberikan 1 sendok makan esktrak teripang 3 kali sehari kepada Lis. Ekstrak itu rutin diberikan sejam sebelum jadwal makan.
Mengapa Ade Nurmaya memberikan ekstrak teripang? Jangan sampai kakak sembuh, tetapi daya pikir menurun. Lumpuh akibat stroke masih bisa disembuhkan. Namun, kalau ingatan yang rusak sulit dipulihkan. Saya juga ingin membuktikan apa benar teripang bisa menyembuhkan stroke seperti ditulis Trubus? ujar perempuan 38 tahun itu. (lagi…)